Ternyata Yang Kubeli Adalah Sebuah Mukjizat!!

Apa yang kamu bayangkan ketika seseorang akan memberikan kado terbaik pada hari ulang tahunmu? Biar kutebak. Pasti barang yang bagus, mahal, dan dibungkus kertas kado cantik, bukan? Kamu juga pasti membayangkan akan menerimanya dari pasangan, teman, orangtua, atau kerabat dekat lainnya. Yang pasti, tidak ada bayangan negatif atau prasangka buruk saat kita akan mendapatkan sebuah kado.

Namun demikian, pertanyaannya, apakah sesuatu yang kamu harapkan, sesuatu yang bagus untuk kamu, datang seperti seorang putri cantik yang mendatangi sang pangeran? Atau mungkin, ia tidak mempesona, ia sederhana, ia tidak diperhitungkan, tapi ia adalah yang terbaik, seperti seorang Cinderella terhadap sang Pangeran.

Kado yang saya maksudkan disini adalah : Insurance / Asuransi. Mendengar kata “Asuransi” ini, bisa di bilang masyarakat kita ini masih antipati. Ada berbagai alasan yang menyebabkan ini bisa terjadi, seperti : pemahaman yang keliru, klaim yang berbelit-belit, dan pihak agen asuransi yang mengecewakan, serta pihak perusahaan asuransi yang dirasa melakukan penipuan. Oleh karenanya tidak sedikit, masyarakat kita yang mengalami trauma dengan asuransi ini.

Berbagai Fitur Manfaat Asuransi. “Dimana ada risiko, disitulah diperlukan asuransi.”

Kalau kamu sendiri bagaimana, apa yang terbersit dalam pikiran kamu saat kamu mendengar kata asuransi? Nah.. apapun jawaban kamu, itu benar adanya. Namun demikian, kamu perlu tau, binatang apakah asuransi itu.

Ada beberapa teori terhadap definisi asuransi ini, 3 diantaranya yakni :

  • Asuransi adalah cara pengalihan resiko.
  • Asuransi adalah jaminan masa depan
  • Asuransi adalah uang kecil tukar dengan uang besar

Pada artikel ini, saya akan coba mengulas poin pertama. Asuransi adalah cara pengalihan resiko. Dalam kehidupan kita setidaknya ada 5 resiko kehidupan.

Setidaknya ada 5 resiko yang akan dihadapi oleh semua orang

Ya ini adalah 5 resiko dalam kehidupan kita. Suka tidak suka kita dihadapkan dengan 5 pertanyaan dari resiko ini sendiri yakni :

Pertanyaan 1 “Apakah ada diantara kita yang kebal terhadap, sakit kritis, kecelakaan, rawat inap, meninggal dan tua?” Apakah seorang yang sangat sehat, vegetarian, atau seorang atlit sekalipun, ada yang kebal terhadap ke 5 resiko ini?

Pertanyaan 2 “Apakah kita bisa pilih mau kena yang mana duluan?” Dapatkah kamu berkata, saya jangan kena sakit kanker, sakit jantung. Paling mentok sakitnya, sakit gigi aja. Atau bahkan kamu dapat surat cinta dari Tuhan yang berisi bahwa kamu tidak akan kena musibah yang “berat berat”, melainkan hanya kena sakit demam saja.

Pertanyaan 3 “Apakah kita bisa tau kapan kena musibah tersebut?” Mari tanyakan kepada para pasien di Rumah Sakit Dharmais, apakah mereka bisa mengetahui bahwa mereka akan terkena sakit kanker? Bahkan yang sering kita dengar adalah, “Orang ini sehat, tahun lalu kagak kenapa kenapa, ckckckck sekarang sudah kena kanker stadium 3..”

Pertanyaan 4 “Kalau mengalami musibah ini, kira kira mau sembuh ga? Kalau mau sembuh butuh uang ga?” Bila seorang ayah sakit, lalu anak anak nya berkumpul. Saat kumpul tersebut, apakah yang di bicarakan? Pengobatan terbaik atau biaya pengobatannya? Ya, itulah fakta yang terjadi di negara kita ini.

Pertanyaan terkahir (5) “Kalau butuh uang, bahkan uang yang besar. Mau pakai uang sendiri atau uang asuransi?” Saya pernah menemukan orang yang berkata pakai uang sendiri saja. Lalu saya minta keluarkan uang 100ribu di dompetnya, dan saya minta bakar uang itu. Ia pun tidak mau. Apa artinya..? Sekaya kaya nya kita, kita tidak akan mau keluarkan biaya pengobatan dari dompet sendiri.

Ya.. itu adalah ke 5 resiko dan ke 5 pertanyaan yang harus kita renungkan bersama. Kemudian, berbicara resiko kehidupan ini, akan lebih lengkap bila kita melihat bagaimana data dan fakta berbicara. Saya akan berikan beberapa buah data berkaitan dengan ini. Yang pertama adalah data tentang penyakit kritis.

Resiko Penyakit Kritis Dalam Sebuah Keluarga

Pahit. Ya, kenyataan pahit yang harus kita akui dan hadapi, melihat data tersebut. Kalau saya sendiri yang mengatakan bahwa 3 dari 4 orang akan terkena sakit kritis, tentu kamu tidak akan percaya. Kalau rumah sakit (sebut saja RS. Cipto Mangunkusumo) yang mengatakan, mungkin kamu mulai akan percaya. Sayangnya bukan dua hal itu yang mengatakan, melainkan adalah sebuah lembaga kesehatan dunia yang sangat valid yakni WHO – World Health Organization. WHO ini lah yang mengatakan bahwa di tahun 2020 3 dari 4 orang yang meninggal, di sebabkan karena penyakit kritis. Ini berarti anda dan saya punya peluang 75% mengalami sakit kritis. Serta, ini juga berarti sebuah keluarga beranggotakan 4 orang. 3 diantaranya akan terkena sakit kritis.

Ya, itu adalah data resiko terhadap penyakit kritis. Lantas, bagaimana dengan data resiko kecelakaan. Berikut ini saya juga lampirkan datanya

Setiap 3 bulan, ada 6 ribu orang meninggal dunia karena kecelakaan.

Angka yang cukup mengejutkan. Polri mencatatkan bahwa setiap 3 bulan ada kira kira 30 ribu kecelakaan dan 20% diantaranya berujung pada kematian. Ini berarti setiap bulannya ada 2 ribu orang yang meninggal dunia karena kecelakaan. Ini baru kecelakaan lalu lintas, belum lagi kecelakaan karena faktor lainnya. Karena, bagi asuransi, yang di maksudkan dengan kecelakaan bukan hanya kecelakaan lalu lintas saja, melainkan juga adalah segala hal yang berasal dari faktor eksternal, yang menyebabkan kematian dan atau hilangnya fungsi tubuh.

Saya sendiri pun, juga memiliki pengalaman pribadi dalam mengurus klaim karena kecelakaan. Ada kawan baik saya, yang adalah seorang dokter yang mengalami kecelakaan dan berujung pada meninggal dunia. Padahal ia masih sangat muda, berusia 33 tahun dan memiliki 2 orang putri yang masih belia. Dan puji Tuhan, berkat asuransi ini, klaim nya cair sebesar 1 Milyar, dan keluarganya sangat bersyukur dengan santunan finansial ini. Kalau kamu ingin tau ceritanya, bisa kamu lihat di sini. Saya memberi judul artikel tersebut dengan “Ketika Persahabatan Bertemu Dengan Asuransi

Spread the word. Share this post!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *